KENALI JENIS VIRUS DAN SOLUSINYA

KENALI JENIS VIRUS DAN SOLUSINYA

Jika belakang ini kita di gemparkan dengan berita mengenai virus corona yang membahayakan bagi kesehatan tubuh kita. Maka virus-virus yang akan kita bahas kali ini juga dapat merusak tetapi bukan merusak tubuh kita melainkan merusak komputer kita, dimana data yang ada dalam komputer kita juga sangat penting. Dalam hal ini kita Ibaratkan komputer  seperti tubuh kita dan file atau data-data yang ada di dalamnya merupakan organ dalam tubuh kita. Jika organ yang ada dalam tubuh kita terkena virus dan tidak segera diobati, maka virus tersebut akan menyebar ke seluruh tubuh sehingga berakibat fatal bagi tubuh kita. sama halnya dengan virus pada komputer. Jika virus yang ada didalam komputer tidak segera di atasi maka komputer terinfeksi dan akan merusak file atau data penting yang ada dikomputer kita bahkan dapat merusak hardware yang ada. Untuk itu kita perlu mengetahui jenis virus apa yang ada dalam komputer kita dan bagaimana cara mengatasinya. Berikut ini adalah virus-virus yang dapat menyerang komputer kita.

  1. Backdoor Virus

Backdoor adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan tanpa harus melewati proses autetikasi. virus ini disisipkan ke dalam kode sistem maupun sebuah program secara diam-diam sehingga pengguna tidak mengetahui ada backdoor pada sistemnya. Akibatnya, pembuat backdoor dapat masuk dan mendapatkan akses ke dalam pengguna bahkan dapat mengakses keseluruhan sistem. Dengan memasang backdoor pada server sebuah web, seorang hacker bisa mendistribusikan virus ke pengunjung website. Virus yang biasa didistribusikan adalah ransomware atau adware dimana hacker bisa mendapat keuntungan. Virus semacam ini biasanya memiliki bentuk yang menyerupai file yang berada dalam kondisi baik-baik saja, seperti misalnya game. Ketika kita klik game tersebut maka virus tersebut akan masuk ke komputer kita sehingga virus ini dapat merusak sistem atau menghilangkan data – data penting kita. Dalam kasus seperti di atas, cara yang umum digunakan adalah dengan melakukan instalasi ulang terhadap sistem atau jaringan, atau dengan melakukan restorasi dari cadangan/backup yang masih bersih dari backdoor.

Tujuan backdoors digunakan untuk melakukan aktivitas berbahaya, termasuk:

  1. Pencurian data
  2. Pembajakan server
  3. Merusak situs web
  4. Menaruh virus pada pengunjung website
  5. Melakukan serangan Distributed Denial of Service (DDoS)

Cara menghindari

  1. Aktifkan firewall

Dengan megaktifakan firewall baik website maupun device, anada akan memblock anauthorized users (user tanpa izin) agar mereka tidak bisa mengambil data dari website dan device anda.

  1. Hati-hati dangan software open-source

Jika Anda memilih untuk menggunakan software open-source, pastikan bahwa software yang Anda gunakan mendapat rating bagus dan dibilang aman.

  1. Gunakan software antivirus

Pastikan bahwa anti-virus Anda sudah terupdate ke versi terbaru. Selain itu, pastikan juga bahwa sistem operasi komputer Anda serta program-program yang ada di laptopn Anda sudah terupdate ke versi terbaru. Dengan begitu, mereka bisa menghindar dari serangan.

  1. Hati-hati dengan email yang anda terima

Meskipun email yang Anda terima datang dari seseorang yang Anda kenal, hacker bisa saja berpura-pura menjadi orang tersebut agar mereka bisa mendapat akses ke laptop Anda. Cari anti-virus yang bisa melakukan email scan dan scan dulu setiap attachment sebelum Anda membuka emailnya agar Anda tidak terekspos ke backdoor atau serangan lainnya

KENALI JENIS VIRUS DAN SOLUSINYA

  1. Polymorphic virus

Polymorphic virus merupakan virus yang dapat merubah dirinya atau bermutasi. Teknik ini biasanya digunakan untuk mengelabui anti-virus khususnya yang menggunakan teknik deteksi pattern matching. Polymorphic virus berasal dari teknik polymorphic code, dimana kode sebuah aplikasi dapat bermutasi atau berubah setiap dijalankan tapi tidak merubah fungsinya. Analoginya misalnya operasi matematik 2+3 menghasilkan hasil yang sama dengan 6-1. Jadi walaupun kodenya (operasi matematiknya) berbeda tapi hasil outputnya tetap sama yaitu 5.

Misalnya file document anda akan digandakan oleh virus tersebut dalam bentuk exe atau temp. Jika dibiarkan maka virus ini akan menyebar ke sistem windows dan akan merusaknya. Komputer anda  akan menjadi semakin lambat dan bisa jadi bluescreen.

 

  1. Rogue virus

Rogue antivirus software adalah program yang mengaku bahwa itu antivirus,sebenarnya ia virusjika kita membuka website dan itu menscan dan menyatakan ada virus itu adalah fake popup yang menyatakan bahwa komputer itu banyak virusnya.

ciri – ciri  komputer yang terkena antivirus palsu:

  1. komputer jadi lebih lambat daripada sebelumnya.
  2. munculnya popup yang sangat mengganggu
  3. keluarnya fake BSOD(Blue screen of death)
  4. antivirus palsu mendeteksi banyak virus(fake report)
  5. desktop background diganti(oleh virus yang menyatakan your computer is infected)
  6. email/fb/password kamu kecurian(oleh virus itu)

Cara mencegah

  1. jika anda membuka site lalu ada popup yang menyatakan ada virus.jangan klik apapun,jangan klik yes dan jangan klik close.pencet Alt+F4.jika popup itu muncul lagi pencet CTRL+Alt+del
  2. pastikan anda memiliki antivirus yang uptodate
  3. jika anda tidak lakukan yang kedua.maka anda harus mendownload deepfreeze supaya aman dari apapun.
  4. pastikan anda memiliki browser yang uptodate

 

  1. Spyware virus

Spyware adalah sebuah software atau perangkat lunak yang bertugas untuk memantau dan memata matai aktivitas pengguna internet kemudian menampilkan banyak iklan kepada user. Fungsi Spyware akan menjadi negatif karena bisa juga digunakan oleh seseorang untuk melihat dan mencuri data seseorang sehingga bisa juga diartikan sebagai Virus sebagaimana

Spyware ini bisa saja menginfeksi computer kamu melalui beberapa aktfitas berikut ini.

  1. Terima dan install file freeware
  2. Menginstall anti spyware palsu
  3. Klik iklan di internet yang tidak jelas.
  4. Hacking oleh seseorang

Jika sudah tahu cara penyebarannya, berhati – berhatilah dalam melakukan aktivitas surfing di internet maupun saat menginstall aplikasi freeware. Unduhlah aplikasi di situs resminya, dan jangan lupa untuk membeli aplikasi anti spyware agar bisa terlindungi oleh program spyware ini.

Ciri – ciri ketika computer terinfeksi spyware adalah sebagai berikut.

  1. Komputer terasa lemot, bahkan saat tidak menjalankan aplikasi apapun.
  2. Selalu muncul iklan pop-up ketika terkoneksi ke internet.
  3. Settingan berubah pada browser padahal user tidak merasa mengubah settingan.
  4. Ada aplikasi yang terinstall sendiri tanpa diketahui.
  5. Spyware bisa mengirimkan data kepada pengguna computer lain ketika computer target terhubung keinternet.

 

  1. Trojan virus

Virus yang satu ini mampu mencuri dan mengendalikan data yang ada di dalam komputer.

Biasanya virus ini menyebar ke beberapa lokasi yang terhubung dengan internet, seperti e-mail atau pun data pribadi lainnya yang tidak dikunci dengan password.

Sejatinya, trojan tidak termasuk ke dalam golongan virus. Hanya saja, karena sifatnya yang sangat mengganggu, akhirnya trojan dimasukkan ke dalam golongan virus komputer. Agar terhindar dari virus yang satu ini, kamu sebaiknya menggunakan anti virus khusus pada komputer mu.

Beberapa anti virus yang bisa kamu gunakan di antaranya Trojan hunter dan Trojan remover. Melalui anti virus tersebut, setidaknya kamu meminimalisir kemungkinan terkena virus Trojan

 

  1. FAT virus

FAT virus merupakan singkatan dari File Allocation Table virus. Sesuai dengan namanya, virus ini mampu merusak file-file tertentu. Maka dari itu, biasanya FAT virus bersembunyi di beberapa lokasi penyimpanan pribadi.

FAT virus sendiri memiliki cara kerja yang sangat unik, yaitu dengan menyembunyikan beberapa file penting, seolah-olah file tersebut terhapus atau pun hilang karena sulit dicari dan ditemukan.

Untuk mencegah virus semacam ini, kamu sebaiknya mengamati dan memperhatikan dengan baik data yang tersimpan di dalam harddisk. Jika sewaktu-waktu kamu menemukan file yang tidak pernah kamu buat sebelumnya, maka itu adalah FAT virus.

 

  1. Worm virus

Pada dasarnya, virus yang satu ini tidak terlalu berbahaya untuk komputer. Namun, jika dibiarkan terus menerus, maka virus ini akan membuat memori penyimpanan mu menjadi cepat penuh, kemudian sistem komputer menjadi cepat rapuh.

Hal tersebut dikarenakan virus worm mampu menduplikasi diri dengan cepat. Tidak hanya itu, ia juga dapat membuat file yang tidak berguna pada komputer. Maka dari itu, tidak heran apabila memori penyimpanan komputer dan harddisk mu menjadi cepat penuh.

Virus ini memiliki lokasi penyebaran yang sama seperti virus Trojan, yaitu di beberapa tempat yang terhubung dengan akses internet, seperti e-mail dan koneksi internet.

Agar terhindar dari virus ini, kamu bisa mengatasinya dengan menggunakan anti virus, baik itu anti virus biasa atau pun pro.

KENALI JENIS VIRUS DAN SOLUSINYA

  1. Memory Resident Virus

Memory Resident Virus merupakan jenis virus komputer yang sengaja diciptakan untuk menginfeksi dan merusak memori RAM. Jika sudah terkena virus ini, maka beberapa program komputer mu akan terganggu dan menjadi sangat lambat.

Sebab, virus yang satu ini akan aktif secara otomatis saat sistem komputer dinyalakan. Apabila komputer mu dirasa sudah terjangkit Memory Resident Virus, maka kamu bisa membersihkannya dengan memasang anti virus seperti Smadav, Avira, Avast dan beberapa anti virus lainnya.

Baca juga

Pilih Wifi Security AES Atau TKIP?

Sumber : cekaja.com

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *