Waspada, Virus Corona Bisa Menempel Berhari-Hari di Smartphone

Sudah mulainya pergerakan ekonomi di beberapa wilayah saat pandemi virus corona perlu meningkatkan kewaspadaan. Selain mematuhi protokol kesehatan, penggunaan ponsel di transportasi umum juga perlu diperhatikan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Junior Doctor Network, dr. Edward Faisal mengatakan, virus corona dapat menempel di handphone dengan mudah dan bisa bertahan sampai lima hari. Hal ini dapat meningkatkan risiko terkena penyakit COVID-19 yang disebabkan oleh virus corona.

Salah satu penyebab ponsel bisa menjadi tempat bersemayam virus corona adalah material bodi yang digunakan, yaitu plastik dan metal. Oleh sebab itu, Edward mengingatkan masyarakat agar berhati-hati menggunakan ponsel, terutama saat berada di transportasi umum seperti kereta.

Itu bisa meningkatkan risiko sebetulnya. Handphone itu bahannya ada yang plastik atau pun metal. Saat virus menempel itu bisa bertahan sampai lima hari. Apalagi kalau ada orang yang ngomong dan menambah lagi itu ke handphone kita, jelasnya dalam diskusi “Rombongan Pengguna Kereta (Roker) yang Aman dan Santai Antri dan Anti Virus” di kantor BNPB, Rabu (17/6).

BACA JUGA : Recovery data Harddisk berhasil di angkat

Edward juga mengatakan, selain risiko untuk diri sendiri, virus yang menempel di ponsel dapat membahayakan keluarga di rumah. Ia menyarankan untuk tidak mengeluarkan dan menggunakan ponsel saat di luar rumah.

Pernyataan Edward pun senada dengan penelitian di jurnal medis berjudul Journal of Hospital Infection. Jurnal ini terdiri dari 22 penelitian yang berkesimpulan, virus corona COVID-19 bisa menular lewat ponsel karena virus tersebut dapat bertahan pada material seperti logam, gelas, atau plastik selama sembilan hari.

Meski begitu, virus dapat perlahan mati secara efisien dengan prosedur disinfeksi pada permukaan dengan material di atas. Lalu, bagaimana caranya? Berdasarkan hasil penelitian, virus yang menempel pada bahan logam, plastik, dan gelas bisa dimusnahkan menggunakan etanol 62-71 persen (alkohol), hidrogen peroksida 0,5 persen (pemutih), atau menggunakan 0,1 natrium hipoklorit (zat pemutih lainnya) dalam 1 menit.

Meski efektif membunuh virus, cara membersihkan ini sangat mungkin merusak smartphone. Untuk itu pengguna diminta tetap berhati-hati saat membersihkannya dan memilih bahan yang tidak berbahaya.

Tingkat kerusakan dari pembersihan layar smartphone tersebut juga bergantung pada pabrikannya. Sebagai contoh, Apple dan Google masih mengizinkan penggunanya untuk membersihkan smartphone menggunakan kain tanpa bulu yang telah dibasahi dengan air sabun. Namun, keduanya sepakat kain berbahan lain sangat tidak disarankan.

Cara lain, kamu bisa menggunakan pelindung layar. Selain bisa melindungi smartphone dari retak dan goresan, menggunakan screen protector juga mengizinkanmu agar bisa secara rutin membersihkan smartphone tanpa merusak layar. Disarankan untuk menggunakan yang berbahan kaca.

Kegiatan menelepon juga bisa jadi salah satu cara virus menyebar. Ini dikarenakan kita biasanya menempelkan ponsel ke telinga untuk berbincang. Jika hal itu mengganggu, ada baiknya untuk menggunakan earphone kabel atau earphone wireless saat menghubungi seseorang lewat telepon. Namun, pastikan earphone tersebut sudah bersih dan tidak pernah masuk lubang telinga orang lain.

 

baca Juga : RECOVERY DATA SEAGATE FINISH | HARDDISK SEAGATE 250 GB PT PANCARAN BANTALA SAKTI

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *