Mengapa beberapa laptop ada yang tidak memiliki kipas (fanless)?

Pertama, jika anda belum menyadari atau belum paham, fungsi utama dari kipas pada laptop adalah untuk memindahkan panas dari dalam laptop ke lingkungan (bahasa sederhananya sih, untuk mendinginkan laptop). Sebenarnya, semua komponen laptop menghasilkan panas, tapi sumber panas terbesar adalah CPU dan GPU. Jika kita bisa membuat laptop tidak menghasilkan panas yang banyak, maka kipas tidak terlalu dibutuhkan.

Oke, lalu bagaimana cara agar laptop tidak panas sehingga tidak butuh kipas?

Ada beberapa cara yang diimplementasikan oleh produsen laptop, diantaranya:

  • Tidak menggunakan dedicated GPU. Kebanyakan laptop fanless hanya menggunakan pengolah grafis bawaan CPU. Dengan tidak adanya dedicated GPU, satu sumber utama panas telah dihilangkan.
  • Menggunakan CPU dengan TDP rendah. Secara sederhana, semakin besar TDP CPU, semakin banyak panas yang dihasilkan. Sebagai perbandingan, rata-rata laptop fanless menggunakan CPU dengan TDP 5–15 watt, sementara pada laptop biasa sering menggunakan CPU dengan TDP 25–45 watt.
  • Menggunakan material logam untuk casing/chassis. Seperti yang kita ketahui, logam lebih baik untuk menghantarkan panas daripada plastik. Dengan menggunakan material logam sebagai casing, secara praktis seluruh body laptop berfungsi sebagai pendingin CPU.

KEUNTUNGANNYA

  1. Tidak Berisik, Keuntungan utama yang ditawarkan laptop berteknologi fanless adalah anti berisik. Karena tidak mengeluarkan suara saat bekerja, laptop seperti ini cocok bagi Anda yang bekerja di recording studio, sebab terkadang suara berisik bisa ikut terekam. Anda yang memiliki mobilitas tinggi juga bisa merasa lebih nyaman, karena menggunakan laptop fanless di tempat umum, tak akan mengganggu orang-orang di sekitar Anda.
  2. Mengurangi Masuknya Debu Kipas di dalam laptop tak hanya menghasilkan udara dingin, tetapi juga menyedot debu dan kotoran lain. Seiring berjalannya waktu, debu akan semakin banyak dan menumpuk di sela-sela kipas. Debu berlebih inilah yang kemudian menyebabkan kipas berputar dengan tidak lancar. Jika Anda menggunakan laptop tanpa kipas, resiko masuknya debu yang berpotensi merugikan laptop pun berkurang.
  3. Perawatan Mudah. Fan yang kotor dapat menghambat sirkulasi udara yang keluar dari laptop sehingga menyebabkan sistem menjadi overheat. Komputer Anda bisa mengalami hang atau mati mendadak. Jika Anda cukup berani dan terampil dalam menangani perangkat keras komputer, mungkin Anda dapat membukanya sendiri untuk membersihkan fan. Namun, bagaimana jika Anda tidak cukup percaya diri untuk membersihkannya? Oleh karena itu, laptop berteknologi fanless dirancang untuk mempermudah perawatan dan memperpanjang umur laptop Anda.
  4. Hemat Daya  Fan digerakkan oleh motor listrik yang terus berputar, semakin besar ukuran fan tentunya membuat konsumsi daya semakin boros. Bila fan tertutup debu, maka makin keras pula usaha motor listrik untuk memutar kipas dan mengakibatkan konsumsi daya yang lebih besar dari seharusnya. Dengan hadirnya teknologi tanpa kipas, tentu daya tahan baterai laptop Anda kini tahan lebih lama.

You May Also Like

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments